Sunday, 27 April 2014

Cerpen : Aktor

“Mas aku takut kalau ketahuan,” ucap Jan sambil membalikan badannya menatap pria yang sedang membelai kepala Jan.
“Nggak usah khawatir, kita main cantik saja.” Senyum itu mengembang dari bibir tebingkai kumis tipis, untuk menenangkan kegundahan Jan.
“Kalau gitu, jangan bawa anak mu lagi kalau kita jalan. Aku takut dia nanti cerita sama emaknya.” Intonasinya meninggi sebagai tanda minta ketegasan.

Hanya anggukan sebagai tanda jawaban, karena malas untuk membahas lebih jauh dan segera mengahkhir pembicaraan masalah in. Namun Jan tampaknya masih ingin mengungkit lagi lebih jauh.

MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase

Friday, 4 April 2014

Belajar Kehidupan Remaja lewat Sinetron

Udah lama nggak ngeblog ngomentarin sesuatu. Baru kemaren-kemaren sempat nonton serial Hormones yang lagi ngehits di Indonesia coz di puter di Kompas Tv. Tetapi aku malah nontonnya di Youtube dengan subtitle english, jadi nontonnya perlu sedikit mikir, untungnya lagi bahasa Inggrisnya masih muda dicerna.

Serial Hormones ini buatan Thailand, yang bercerita tentang kehidupan anak SMA. Sinetron ini hanya 13 episode namun  dari singkatnya durasi itu buanyak buanget pelajaran yang kita dapet. Tentunya para remaja bisa mengambil nilai positifnya. Nggak cuma dari para remaja tapi para produser, sutradara, pembuat sinetron remaja di Indonesia.

Di seluruh dunia masalah remaja hampir sama, nggak jauh-jauh dari sex bebas, drugs, tawuran, menjadi populer sekolah, krisis identitas, persaingan prestasi, bully dan lain-lain. Dalam sinetron Hormones ini sebagian permasalahan remaja di munculkan. Tetapi yang menjadi beda adalah penyajiannya, setting tempatnya nggak di sekolah mulu dari awal sampai akhir, itu salah satu point yang bikin gak bosenin dari pemilihan tempat.

Tokohnya ada sembilan anak dan mereka punya masalah sendiri-sendiri. yang jadi menarik adalah penyajiannya adalah nggak hanya pada permasalahan itu, misalkan tokoh Phai dia suka berkelahi, nggak cuma ada adegan dia berantem aja tapi ada seperti cerita latar belakangnya dari awal permasalahan kenapa dia tawuran, teman pergaulannya gimana dan lingkungan dari keluarganya. jadi satu masalah ada 3 latar belakang.

Lalu ada Kwong, di siswi populer dan perfect dimata teman dan para guru. Namun gimana pun juga Kwong tetaplah remaja biasa, sekalinya nyontek ketahuan satu sekolah heboh dan gosip tentang keluarganya menyebar. Kita diajaran jangan melihat dari satu sisi saja. Pasti ada alasan kenapa dia berbuat seperti itu, dan tentunya jangan suka bergosip tanpa ada fakta. Tentunya kita juga harus memikirkan tentang sebab dan akibat.

Hal lain lagi adalah cerita Phoo dan Thee, mereka adalah dua cowok bersahabat. Tapi persahabatan mereka berubah menjadi cinta. Titik point di sini adalah, bukan dari cerita asmara mereka. Akan tetapi dari sisi orang tua Phoo lebih tepat nyokapnya sih. Si nyokap bisa mendengarkan keluh kesaah Phoo yang sedang bingung dengan identitasnya, dia tidak serta merta menghujat atau menghakimi. Inilah yang harus di contoh orang tua Indonesia, jika anaknya ada masalah harus bisa jadi pendengar bukan jadi "hakim".

Kehidupan remaja nggak pastinya ada persahabatan. Persahabatan itu dengan tulus dan apa adanya. disini ada cerita dari Thoei, ternyata sahabat-sahabatnya menikam dari belakang. Di depan mereka tampak baik tetapi di belakang malah jahat. Kita bisa ambil hikmah adalah, kita harus pintar mencari sahabat yang nyaman dan tepat untuk kita. Masalah lainnya adalah Win, Mhog, dan Tar mereka bersahabat akrab, suatu ketika Tar dan Win bertengakar karena salah paham. Jadi sorotan disini adalah, jika ada masalah dengan sahabat jangan lari permasalahan tetapi hadapi dengan saling bicara dari hati ke hati. lari nggak akan selesai masalah itu. Tentunya sesama sahabat harus saling terbuka. hebatnya disini adalah peran Mhog dia bisa menjadi penengah, tidak memihak Win atau Tar, Jadi kalau ada sahabat yang berantem sebaiknya kita bisa mendamaikan ataupun bila tidak bisa merukunkan tidak memihak kepada siapa pun.

Sex. Remaja sekarang sudah semakin terbuka dengan sex. Masa remaja memang sedang birahi-birahinya yang tanpa kontrol. Dimana ada kesempatan pasti bisa melakukannya. Dalam sinetron ini tokohnya adalah Dow, dia melakukan ML tanpa pikir panjang dan tak pakai kondom. Dia baru kebingungan ketika terlambat mens sedangkan cowoknya entah kemana. Jadi jika mau ML harus safe sex dan harus mengenal betul siapa pasangan kita dimana rumah, siapa saja keluarganya, kalau bisa sih jangan sebelum merit. Dow ini punya nyokap yang protektif, tetapi tetap saja kecolongan. Nah itulah hebatnya remaja bisa memanfaatkan situasi. Buat orang tua protektif dan pengawasan itu penting. Tetapi kadang ada celahnya juga.

Yang aku suka dari Hormones ini adalah nggak ada penggambaran tokoh antagonis dan protagonis yang kuat. coz peran antagonis hanya ada di beberapa scince saja. penggambaran jahatnya juga tak sebrutal yang ada di sinetron Indonesia. disini bisa saja satu sekolah jadi peran antagonis, ketika mereka melakukan bully cyber atau menggosipkan salah satu tokoh utama.

Bandingkan dengan sinetron Indonesia.

Bukan mau menghujat atau menyalahkan tetapi pada kenyataannya adalah sinetron remaja Indonesia belum bisa menggambarkan realita remaja Indonesia sesungguhnya, dan terkesan ceritanya basi banget. Lihat saja pada pemeranan tokoh jelas banget antara tokoh antagonis dan protagonis, yang antagonis itu jahatnnya nggak ketulungan dan protagonis itu memelasnya termehek mehek.

Dari situ bisa kita lihat, sepanjangan durasi 60 menit, kita bisa melihat seberapa sering adegan bully yang dilakukan oleh si antagonis itu? dan ada beberapa cara untuk membully. Jadi intinya adalah sinetron kita adalah menitik beratkan pada adegan membully dan adegan dramatis ketika cowok menolong cewek yang sedang di bully. coz rata-rata pelaku bully di sinetron Indonesia ini adalah cewek. Jd bisa disimpulkan remaja Indonesia bisa jadi membully karena mencontoh dari sinetron.

Dari segi cerita hanya berkutat pada cinta-cintaan, maka dari itu sinetron Indonesia membosankan. Padahal masalah remaja nggak hanya sekedar
cinta tetapi itu adalah banyak masalah. Aku nggak tau apakah pelaku industri sinetron masih takut untuk menampilkan masalah sex bebas, drugs, cinta sesama jenis dan lain-lain? kadang itu kembali pada sensor. padahal dibalik malalah kelam itu pasti ada yang bisa di ceritakan tentunya dengan penggamabaran dari banyak sisi, Insya Allah kita semua bisa jadi ter-edukasi.

Nggak semua sinetron Indonesia jelek, dulu ada yang bagus kayak Inikah Rasanya dan Luv (aku cuma inget dua sinetron itu saja).

Dia : (Chapter 6: Tak Rela)

Sudah satu bulan ini nggak ada kabar dari dia. Tiga hari pertama sangat tersiksa, tak ada kawan untuk bertukar cerita atau hanya sekedar berdebat kecil. Seminggu berlalu saya sudah mulai terbiasa, tak ada yang merengek manja minta di temani tidur walau hanya lewat Skype.

Benar-benar tidak ada komunikasi dengannya. Ada rasa kesepian di relung hati ini. Apa dia merasakan yang sama? Aku pikir nggak, buktinya dia tidak menghubungi aku, sejak malam terakhir kita ber-Skype. Dia tidak merasa kehilangan, dia juga nggak merasa membutuhkan aku lagi. Apa mungkin dia berhubungan dengan orang lain? Bisa jadi.

MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase

Saturday, 8 March 2014

Dia : (Chpter 6 : Pesarn dari Dia)

Aku masuk ke kamar yang selama ini dia tempati, lebih tepatnya aku dan dia. Aku meinggalakan kamar ku sendiri dan lebih memilih tidur sama dia. Bau parfumnya masih tertinggal di kamar. Sama-samar aku melihat bayangan dia di tempat tidur. Aku tau itu hanya fatamorgana. Suara dia terdengar berbisik manja, aku menyadari, ini hanyalah halusinasi, betapa aku merasa kehilangan dia. Kenapa otak ku masih saja memikirkan dia? Dia sudah pergi, dia tidak disni, dia tidak ada lagi di kamar ini. STOP!!! Tanganku menggapai udara untuk membuyarkan halusinasi itu.



MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase

Tuesday, 4 March 2014

Cerbung : Dia (Chapter 6 : Rasa)

Beberapa hari ini aku seneng banget karena ada dia. Setiap malam bisa tidur disaampingnya. Aku bisa melihat dia tertawa atau cemberut ketika aku membuatnya jengkelan. Dia telah membuat setiap hari ku berbunga-bunga. Dia adalah bagian dari hidup ku.


MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase

Thursday, 27 February 2014

Cerbung : Dia (Chapter 5 : Alasan)

Alasan

Satu hari telah berlalu, kemarin hanya bermalas-malasan di rumah karena badan ini terasa remuk setelah sehari sebelumnya jalan-jalan dan mimpi buruk. Hari ini belum ada rencana mau kemana, aku juga nggak tau mau kemana.

Aku lihat dia masih terlelap tidur disamping. Meskipun terlihat garang tetapi dia punya hati yang lembut, dan sangat penyayang. Aku belai rambutnya yang cepak, kupandangi lekat wajahnya. Namun tiba-tiba ku tersentak kaget ada tangan yang tiba-tiba manarik tubuh, sehingga aku menindihnya dan bibir ku terkecup pada bibirnya.


MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase

Friday, 21 February 2014

Cerbung : Dia (Chapter 5, Mimpi Buruk)

Mimpi Buruk

Aku tersentak kaget mendengar pertanyaaan seperti itu dari dia. Ternyata dia masih  penasaran alasanku menolaknya. Jadi aku nggak sepenuhnya salah ketika menuduh, kalau dia balas dendam. Aku melengos tak menghiraukan pertanyaan dia. Rasa marah ku muncul, dia mengungkit msa lalu.

Dengan kasar kedua tanganya memegang pipiku dan agak memaksa menengokan kepala ku agar menghadap dia. Aku semakin marah saja mendapat perlakuan seperti itu. Aku beranikan menatap matanya. Tatapan dia tajam, wajahnya kaku. Aku tidak kuat dengan tatapan seperti itu. Ku coba memalingkan wajah, tetapi tidak bisa, tangannya dia kuat sekali memegang wajah ku.


MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase

Thursday, 13 February 2014

Cerpen : Titik 0 Kilometer

Titik  0 Kilometer

Aku beranjak dewasa dan duniaku pun bertambah luas
aku semkin mendalami sesuatu hal dengan bermacam-macam sudut pandang.
Suatu yang ku pahami adalah kebenaran
Aku berharap bisa hidup sebagai manusia yang benar
Suatu hal yang disebut kebaikan yang kau ajarkan padaku di waktu kita kecil
Aku takan melupakan ~Lost Parade - Aqua Timez~

Aries merasakan kalut dan geram. Rencana untuk berduaan dengan pacar kandas. Disaat akan bersiap pulang kerja, pacarnya telpon mengabarkan tidak bisa bertemu karena ada kerjaan mendadak. Rasanya ingin marah dan memaki tetapi percuma. Dengan perasaan donkol Aries  pulang ke kostnya.

Sekelebat Aries mengenali seseorang yang sedang duduk sendirian di deretan kursi setengah lingkaran di depan Benteng Vredeburg. Aries masih tidak yakin apa yang dilihatnya, tetapi dia masih terkejut apa yang ada pandangnya adalah sahabat kecilnya yang dulu yang tinggal didepan rumah. Sekilas nampak sahabatnya  kelihatan lusuh dan sangat capek dari raut mukanya.

Aries terus melangkahkan kakinya semakin cepat, peluh ikut menetes. Tas yang sangat berat tak membuatnya terbebani. Semangat itu menyeruak seketika untuk menemui sahabatnya. Tepat dihadapannya Aries mematung, memandangi sahabatnya yang sudah sangat lama tak di jumpai, terakhir bertemu setelah kelulusan SMA, jadi kira-kira sudah 15 tahun tidak bertemu dengannya. Pria yang didepannya memang sudah sangat berbeda namun Aries masih tetap bisa mengenali dari bentuk wajahnya dan goresan bekas luka di bahu tangannya. Wajahnya masih agak chuby tetapi sekarang sudah ditumbuhi jenggot tipis, nampaknya sudah 3 hari tidak dicukurnya begitu juga kumisnya.

MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase

Sunday, 12 January 2014

Question My Life

1. apa yang lo lakuin sekarang (pekerjaan) adalah hal-hal yang bener-bener pengen lo lakuin?
Yap dari dulu pengen aku lakuin dan baru sekarang aku bisa lakukan, intinya masih dalam tahap merintis

2. apakah lo punya mimpi-mimpi untuk di kejar?
Adalah.

3. apakah lo bangga sama yang apa lo lakuin sekarang atau apakah lo bangga sama hal-hal yang udah lo lakuin?
Yang aku lakukan sekarang belum bisa dibanggakan karena belum ada hasilnya. Tetapi apayang telah ku lakukan dulu bangga, karena telah mewujudkan salah satu mimpi ku

4. sampai sejauh ini, udah berapa janji yang lo buat? terus dari semua itu berapa janji yang udah lo tepatin?
ada lima. baru kelaksana dua

5. ada gak satu hal yang bener-bener pengen lo lakuin dari dulu tapi sampe sekarang belom kesampean, dan kenapa?
pengen banget keliling Indonesia, ke suku2 pedalaman. belum kesampean karena belum punya duitnya,hahaahaha

6. pernah gak lo ngekhianatin orang-orang yang sayang sama lo atau orang yang lo sayang (entah keluarga, pasangan dan sebagainya)?
entah lah kalau itu, karena aku merasa nggak pernah.

7. nih misalkan ada "jackpot". nah kesempatan untuk menangin "jackpot" tadi itu 50-50 antara berhasil atau gagal. lo mau ambil "jackpot" itu atau engga?
Ambil lah, kerena itu adalah salah satu peluang.

8. misalkan lo bisa pergi ke masa lalu pake mesin waktu, Nasehat apa yang mau lo kasih untuk lo sendiri waktu lo umur 6thn(beranjak dewasa) ?
Jagan males!!!!! jangan suka menunda!!!

9. akankah atau rela gak lo ngelanggar peraturan untuk sesuatu atau seseorang yang bener-bener lo peduliin?
tergantung situasi, tetapi seringnya di langgar juga,hahahaa

10. pernah gak lo ngebuang ide-ide kreatif lo (prinsip lo) gara-gara semua orang nganggep ide lo itu gak bakal berhasil? hhmm gini deh, pernah gak lo kemakan omongan orang lain?
sering banget waktu kerja dibawah orang.

11. mana yang lo pilih? pekerjaan lo stabil tapi membosankan atau pekerjaan lo bener-bener menarik tapi beban pekerjaan lo lebih banyak dari sebelomnya.
Pekerjaan yang menarik.

12. apa lo masih takut buat kesalahan meskipun gak ada yang menghukum lo atas kesalaah itu?
Masih ada karena selalu mikir alias kebanyakan pertimbangan

13. misalkan lo bisa buat kloningan diri lo. sifat lo yang mana yang engga bakalan lo masukin di kloningan lo itu?
pemales

14. apa sih perbedaan yang menurut lo itu lo beda banget sama orang lain?
hhhmmm apa ya? mungkin pendengar setia kali ya aku.

15. apakah lo udah nyumbang pengaruh baik untuk dunia ini atau hidup lo terus-terus-an di pengaruhi sama dunia ini?
belum nyumbang tapi gak terpengaruh sama dunia ini.

16. kapan lo terakhir nangis dan karena apa? apakah hal yang lo tangisin itu berarti buat lo sekarang atau 5 tahun kedepan?
berapa tahun silam kayaknya 4tahun lalu. nggak ada berarti.

17. adakah hal yang seharusnya lo lupain, tapi sampe sekarang tetep gak bisa lo lupain?
ada.

18. apa lo masih inget orang yang lo benci 10 tahun lalu? apa kebencian lo ada harga nya sekarang?
nggak ada, aku gak pernah benci sama siapa2.

19. mana yang bikin lo bahagia. memaafkan seseorang atau ngebenci seseorang selamanya?
memaafkan seseorang, karena aku pemaaf, hahahaha

20. hal apa yang lo khawatirin sekarang? nah! misalkan lo berhenti khawatir tentang itu sekarang, apakah itu menimbulkan perbedaan ke diri lo?
karir. ya menimbulkan perbedaan.

21. misalkan lo mati hari ini, apakah ada penyesalan yang belom lo ungkapin?
nggak ada sih......

22. mana yang lo pilih. bisa keliling dunia tapi sendirian atau pergi piknik ke tempat yang sederhana tapi sama orang yang lo sayang?
keliling dunia tapi sendirian. tapi aku nggak pengen keliling dunia. aku cuma pengen keliling indonesia.

23. siapa yang lo kagumin? dan kenapa?
My Dad. why? udah aku ungkapin di blog ini judulnya Love You Dad

24. apakah ada Seseorang yang menginspirasi lo sampai menjadi diri lo yang sekarang ini?
nggak ada sih. aku berusaha menjadi diri sendiri.

25. hal apa yang bener-bener bikin lo puas? dan kenapa?
apa yang aku cita-citakan terwujud. why? dream come true.hahahah

26. kapan terakhir lo ketawa? dan lo ketawa nya itu gara2 kenapa?
berapa detik lalu. chating kekonyolan tentang masa lalu

27. apakah yang lo lakuin sekarang itu udah bikin lo dan orang-orang sekitar lo bahagia?
kayaknya belum dech.

28. ada gak seseorang yang lo sayang atau sayang sama lo sekarang ini? jaga mereka!
belum ada, ya standar aja sih paling keluarga yang ku sayang.

29. kapan terakhir kali lo bicara bener-bener (ngobrol2) sama orang tua lo atau anggota keluarga lo?
setiap hari ketemu. tapi gak pernah "ngobrol" karena saya selalu menghindar.

30. misalkan kebahagian itu Mata uang, seberapa kaya lo sekarang?
aku gak suka misalkan. dan mata uang belum tentu buat ku bahagia.

31. misalkan sekarang itu adalah akhir dari dunia ini, apa yang mau lo lakuin?

liat sunset

Thursday, 2 January 2014

Cerbung : Dia (Jawaban)

Chapter 5

Jawaban

Entah apa yang ada di pikiran ku, tiba-tiba melontarkan pertanyaan itu pada dia. Kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulutku. Padahal aku sendiri tidak yakin untuk menanyakan itu. aku melihat tatapan dia kosong, sepertinya dia sedang terkejut apa yang barusan didengarnya.

Sekarang, aku menunggu jawaban dia dengan cemas. Apa dia akan menerima aku atau menolaknya? Aku berharap banyak dia mau menerimanya. Dia mulai tersadar dari lamunannya. Tangannya menggenggam tangan ku yang membuat jantung ini berdegub kencang.

MAU TAU CERITA SELENGKAPNYA BISA AJA BACA DENGAN BELI NOVELNYA. SUDAH TERSEDIA DI  http://nulisbuku.com/books/view_book/7100/kamuflase ATAU PESAN MELALUI SAYA 08193181006 atas nama apper. Terima Kasih. #Kamuflase